Earthquake Intelligence Center Indonesia
SEISMIC MONITORING PLATFORM

Earthquake Intelligence Center

Pantau aktivitas gempa Indonesia dan kawasan sekitarnya berdasarkan data BMKG dan USGS. Lihat lokasi episenter, magnitudo, kedalaman, aktivitas regional, analisis event, indikasi cluster, serta informasi aftershock.

CONNECTING DATA
Gempa 24 Jam
-
event Indonesia & regional
Magnitudo Terbesar
-
dalam 24 jam
M ≥ 5
-
event signifikan
Gempa Dangkal
-
kedalaman ≤ 30 km
Dirasakan
-
event dengan laporan felt
Update Terakhir
-
Memuat data
🗺️ Live Earthquake Map
Klik marker untuk membuka informasi dan analisis event
MAGNITUDE
< 4
4 – 4.9
5 – 5.9
≥ 6
🌋 Earthquake Feed
Event terbaru yang tersedia
-
Menghubungkan ke sumber data...
🧠 Selected Earthquake Intelligence
Informasi detail dan interpretasi event
Pilih salah satu gempa pada peta atau daftar event untuk melihat analisis lengkap.
🇮🇩 Indonesia Seismic Activity
Distribusi event berdasarkan wilayah geografis
Angka regional menunjukkan jumlah event yang masuk ke zona geografis sederhana dalam periode data yang ditampilkan. Pembagian wilayah ini merupakan klasifikasi visual dan bukan pembagian seismotektonik resmi.
📊 Distribusi Magnitudo
📉 Distribusi Kedalaman
🔥 Seismic Cluster Detection
Konsentrasi aktivitas berdasarkan kedekatan spasial
Penting: Cluster menunjukkan konsentrasi event yang berdekatan secara geografis. Cluster bukan bukti bahwa gempa besar akan terjadi dan bukan metode prediksi gempa.
🔄 Aftershock & Local Sequence Monitor
Aktivitas event di sekitar gempa terbesar
📋 Detailed Earthquake Records
Parameter utama event terbaru
Waktu Magnitude Depth Location Source Felt Tsunami Mag Type Quality
📚 Earthquake Knowledge Center
Informasi dasar untuk memahami data gempa

🌋 Apa itu Magnitudo?

Magnitudo menggambarkan ukuran atau energi gempa yang dilepaskan pada sumbernya. Magnitudo berbeda dengan intensitas, yang menggambarkan seberapa kuat guncangan dirasakan di suatu lokasi.

📏 Apa arti kedalaman?

Kedalaman menunjukkan posisi sumber gempa di bawah permukaan bumi. Gempa yang lebih dangkal dapat menghasilkan guncangan permukaan yang lebih kuat untuk kondisi tertentu.

💥 Mengapa gempa terasa berbeda?

Intensitas guncangan dipengaruhi banyak faktor, termasuk magnitudo, kedalaman, jarak dari sumber, kondisi tanah dan karakteristik bangunan.

🔄 Apa itu aftershock?

Aftershock adalah gempa yang terjadi setelah gempa utama dan berhubungan dengan penyesuaian pada area sumber. Tidak mungkin menentukan secara pasti kapan aftershock tertentu akan terjadi.

🌊 Apakah semua gempa laut menyebabkan tsunami?

Tidak. Tsunami bergantung pada karakteristik sumber gempa dan kondisi lainnya. Karena itu informasi resmi dari BMKG/InaTEWS harus menjadi acuan keselamatan.

🔮 Apakah gempa dapat diprediksi?

Sistem ini tidak memprediksi gempa. Aktivitas, cluster dan aftershock hanya dianalisis berdasarkan event yang sudah terdeteksi.

❓ Frequently Asked Questions
Pertanyaan umum tentang Earthquake Intelligence Center
Apakah data gempa berasal dari BMKG? +
Ya. Sistem mengambil data publik BMKG untuk event gempa Indonesia dan menggabungkannya dengan data USGS untuk memperkaya informasi regional.
Apakah data ditampilkan secara realtime? +
Feed USGS yang digunakan merupakan real-time GeoJSON feed. BMKG juga menyediakan feed publik yang diperbarui ketika terdapat peristiwa gempa. Waktu pembaruan aktual dapat berbeda antar sumber.
Apakah indeks bahaya merupakan probabilitas gempa? +
Tidak. Indeks perhatian pada sistem ini hanyalah skor internal untuk membantu mengurutkan event berdasarkan beberapa karakteristik seperti magnitudo, kedalaman, felt dan indikator lainnya. Nilai tersebut bukan probabilitas terjadinya gempa.
Mengapa data BMKG dan USGS bisa berbeda? +
Setiap lembaga dapat menggunakan jaringan sensor, algoritma, katalog, waktu pemrosesan dan metode penentuan parameter yang berbeda. Karena itu nilai magnitudo, kedalaman atau lokasi dapat mengalami perbedaan dan revisi.
Apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa kuat? +
Ikuti panduan keselamatan resmi pemerintah dan BMKG. Saat guncangan berlangsung, lindungi kepala dan tubuh, jauhi benda yang dapat jatuh, dan setelah guncangan berhenti perhatikan kondisi sekitar serta informasi resmi mengenai kemungkinan tsunami atau gempa susulan.